bangkit bukan untuk tertidur kembali…..

17 05 2008

jelang hari sore membuat kumengerti bahwa jam pelajaranku hari ini telah usai. Dengan disambut suara adzan asyar yang menandakan kalau sekolahku harus diakhiri. Tak lepas dari semua itu kucium tangan dari bapak/ibu guruku yang selalu mengajar tanpa ada keluh kesah untuk segera pulang dan beristirahat. Namun, sebelumnya kusempatkan diriku untuk menggunakan masjid sekolahku sebagai persinggahaan sejenak demi melepas penat dan melaksanakan sholat asyar berjamaah dengan teman-temanku yang juga akan pulang setelahnya. Air wudhu pun terasa begitu menyegarkan tubuhku yang telah kering karena panasĀ  udara yang begitu menyengat. Perasaanku amatlah tenang seusainya dan tak terasa di dalam benakku terlintas sebuah angka, 20….. Mei 2008 merupakan seratus tahun hari kebangkitan nasional yang berkumandang sejak berdirinya perkumpulan pemuda pertama yakni Budi Utomo. Perkumpulan yang mampu memberikan inspirasi dan semangat bagi kaum pemuda untuk bersama-sama bergerak membangkitkan bangsa yang mentalnya telah layu akibat tindakan tak berperikemanusiaan dari para penjajah. Yang pada akhirnya bisa menggugah hati pemuda Indonesia untuk bangkit bahu-membahu membangun Indonesia hingga bisa terlepas dari jeratan kesengsaraan yang tanpa henti.
Demi melanjutkan pembangunan Indonesia untuk tumbuh menjadi bangsa yang kembali disegani oleh dunia, perjuangan itu pendidikanlah yang menjadi faktor utama terpenting yang bisa diandalkan untuk itu. Dan tak lain peran itu adalah peran yang dipegang oleh guru, sang pahlawan tanpa tanda jasa dan para siswa-siswinya. Akan tetapi kini mereka mendapat sorotan hangat dari media massa tentang kebocoran soal UNAS yang bisa dibilang sudah menjadi tradisi. Mulai dari SD sampai dengan SMA, hal ini seperti sesuatu yang biasa. Kalau tidak dihentikan kapan Indonesia ini menjadi bangsa yang bangkit, meski telah dibangkitkan oleh para pemuda Budi Utomo tapi hal ini tidak dihentikan, pastinya bangsa ini akan kembali tertidur. Lalu siapa yang meneruskan perjuangan mereka. Perjuangan para pemuda yang disebut sebagai pahlawan kebangkitan nasional. Pahlawan yang teramat sulit membangkitkan Indonesia namun kini justru tertidur kembali. Ingin sekali aku berkata pada mereka satu-persatu bahwa Indonesia ini negri yang megah dan bermartabat. Kita bisa lulus UNAS dengan sesuatu yang murni yang disertai tekun belajar dan do’a tentunya. Karena keingninan kita adalah sama menjadikan Indonesia negri yang elok kembali yang dimulai dari segi kejujuran. Bersaqma-sama marilah kita bentuk kesatuan pelajar yang bangkit dan berjaya diujung sang merah putih. ………pasti bisa……..


Tindakan

Information

3 tanggapan

17 05 2008
hanggadamai

Yuk kita bersatu tuk negeri ini

ayuuk, siapa takut ?

18 05 2008
Sawali Tuhusetya

dunia pendidikan kita memang sedang sakit, ams fuad. dah tahu kalau ada penyimpangan pelaksanaan UN, tapi seringkali kasus itu didiamkan, bahkan banyak pejabat yang pura2 tidak tahu hanya dengan dalih utk menjadi nama baik dan marwah institusi. repot!

andai aja ada obat generik yang murah buat pendidikan kita …….?

21 05 2008
aRuL

sip… membangun bangsa juga butuh pengorbanan :)
so dibutuhkan pahlawan2 kayak fuad :)

hmmm…..bisa aja Mas yang satu ini neeeh….

Tinggalkan sebuah tanggapan