Apa sebabnya…..?

7 06 2008

Indonesia telah melampaui 100 tahun kebangkitan nasional yang telah diperingati besar-besaran oleh seluruh tumpah darah Indonesia sehingga suara itu telah menyeru ke segala penjuru bumi pertiwi. Mulai dari teriakan bangkit dalam bidang ekonomi, sosial, politik serta bidang-bidang lainnya. Bahkan dietiap jam di tv terdapat banyak sekali iklan-iklan yang menyerukan kebangkitan Indonesia. Kebangkitan yang sempurna, kebangkitan yang jaya seperti dulu kala yang mampu mengusir penjajah.

Namun, belum lama kebangkitan itu diserukan tapi mengapa kekacauan di sana-sini yang  seperti kucing yang sedang berkelahi dengan begitu garang. Hari kebangkitan Pancasila pun jadi korbannya. Tanggal 1 Juni tepatnya, ketika Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang baru menyelesaikan aksi damai di silang Monas. Masa Front Pembela Islam (FPI) merangsek masuk dan melakukan pengejaran serta pemukulan terhadap massa AKKBB. Dan tindak kekerasan itu pun terjadi dengan terdengarn suara gemuruh “Anti Ahmadiyah”. Entah apa yang sedang terjadi dan apa sebabnya tapi, yang jelas itu bukan merupakan tindakan warga Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Baik dengan lasan provokasi atau sebagainya tindkan FPI itu harus segera diselesaikan oleh pihak yang berwajib. Pihak yang wajib menangkap siapa saja pelaku pelanggar hukum iitu termasuk provokator dibalik semua itu.

Ayo Pak Polisi maju terus, kejar terus, tangkap teras, dan terang terus.