semoga mimpi belaka….

24 05 2008

Pukul 08.00 malam adalah hari yang melelahkan untukku. Hari yang sungguh benar-benar mengasatkan mata dengan berbagai antrian manusia pemuja BBM murah. Yang dimana BBM murah itu tinggal beberapa jam saja akan segera lenyap dari hadapanku. Dengan ajakan beberapa orang sahabat yang pengertian kucobalah ikut untuk mengantri di salah satu POM bensin terdekat. Dengan harapan yang tinggi yaitu mendapatkan BBM beserta harga lamanya. Meskipun hanya 2 liter cukup berharga bagi seorang pelajar seperti saya. Semangat menggebu pun mendukung ideku yang boleh dibilang yaahuuut tersebut. Suzuki Shogun kutunggangi hingga sampai pada POM bensin tujuanku. Namun, beberapa meter dari POM bensin itu aku melihat kerumunan orang yang berjejer tak rapi bagaikan bebek yang mau diberi makan oleh majikannya. Suara sirine dan udara yang panas mencoba menghalangiku untuk tidak ikutan mengantri dan dorongan harga murah pun turut serta menghasut batin. Beberapa menit kuberpikir ternyata tak cukup membantu untuk mendapatkan posisi terdepan dari puluhan pengantri BBM murah itu. Mencoba untuk menghitung banyaknya pengantri dengan harapa bisa memperhitungkan waktu yang saya butuhkan untuk mendapatkan BBM yang murah. Tapi, baru sampai hitungan ke tiga puluhaku sudah tak kuat untuk melanjutkannya. Lebih baik pulang dan tidur daripada harus menunggu bensin yang tak lain hanya 2 liter untuk Shogunku itu. Tanpa pikir panjang gas pun kutancap dengan cepat dan berharap di tengah perjalanan kutemukan bensin eceran yang mungkin bisa membantu motorku yang haus itu. Apa daya ternyata sepanjang jalan pulang tiada satupun bensin eceran itu terlihat. Pupus sudah harapanku mendapatkannya. Tak mau ambil pusing langsung saja kurebahkan tubuhku di atas kasur. dalam mimpi aku hanya bisa berharap semoga kenaikan har BBM ini bukanlah hal yang nyata…..

Iklan




bangkit bukan untuk tertidur kembali…..

17 05 2008

jelang hari sore membuat kumengerti bahwa jam pelajaranku hari ini telah usai. Dengan disambut suara adzan asyar yang menandakan kalau sekolahku harus diakhiri. Tak lepas dari semua itu kucium tangan dari bapak/ibu guruku yang selalu mengajar tanpa ada keluh kesah untuk segera pulang dan beristirahat. Namun, sebelumnya kusempatkan diriku untuk menggunakan masjid sekolahku sebagai persinggahaan sejenak demi melepas penat dan melaksanakan sholat asyar berjamaah dengan teman-temanku yang juga akan pulang setelahnya. Air wudhu pun terasa begitu menyegarkan tubuhku yang telah kering karena panasĀ  udara yang begitu menyengat. Perasaanku amatlah tenang seusainya dan tak terasa di dalam benakku terlintas sebuah angka, 20….. Mei 2008 merupakan seratus tahun hari kebangkitan nasional yang berkumandang sejak berdirinya perkumpulan pemuda pertama yakni Budi Utomo. Perkumpulan yang mampu memberikan inspirasi dan semangat bagi kaum pemuda untuk bersama-sama bergerak membangkitkan bangsa yang mentalnya telah layu akibat tindakan tak berperikemanusiaan dari para penjajah. Yang pada akhirnya bisa menggugah hati pemuda Indonesia untuk bangkit bahu-membahu membangun Indonesia hingga bisa terlepas dari jeratan kesengsaraan yang tanpa henti.
Demi melanjutkan pembangunan Indonesia untuk tumbuh menjadi bangsa yang kembali disegani oleh dunia, perjuangan itu pendidikanlah yang menjadi faktor utama terpenting yang bisa diandalkan untuk itu. Dan tak lain peran itu adalah peran yang dipegang oleh guru, sang pahlawan tanpa tanda jasa dan para siswa-siswinya. Akan tetapi kini mereka mendapat sorotan hangat dari media massa tentang kebocoran soal UNAS yang bisa dibilang sudah menjadi tradisi. Mulai dari SD sampai dengan SMA, hal ini seperti sesuatu yang biasa. Kalau tidak dihentikan kapan Indonesia ini menjadi bangsa yang bangkit, meski telah dibangkitkan oleh para pemuda Budi Utomo tapi hal ini tidak dihentikan, pastinya bangsa ini akan kembali tertidur. Lalu siapa yang meneruskan perjuangan mereka. Perjuangan para pemuda yang disebut sebagai pahlawan kebangkitan nasional. Pahlawan yang teramat sulit membangkitkan Indonesia namun kini justru tertidur kembali. Ingin sekali aku berkata pada mereka satu-persatu bahwa Indonesia ini negri yang megah dan bermartabat. Kita bisa lulus UNAS dengan sesuatu yang murni yang disertai tekun belajar dan do’a tentunya. Karena keingninan kita adalah sama menjadikan Indonesia negri yang elok kembali yang dimulai dari segi kejujuran. Bersaqma-sama marilah kita bentuk kesatuan pelajar yang bangkit dan berjaya diujung sang merah putih. ………pasti bisa……..





hidup polisiku….

1 05 2008

dunia terbuka…dunia berbicara
hidup Indonesiaku hidup Pak Polisiku
kabar gembira aku dengar dan kulihat dari kepolisian Indonesia. Kabar segar yang terbang meski dibawa angin yang kurang segar tetap aja rasanya sejuk. Kabar ini berkenaan dengan peraturan ketertiban lalu lintas. Yaitu masalah kendaraan bermotor yang parkir di sembarangan tempat. Kalau hal ini dibiarkan saja, pastinya akan mengganggu kelancaran berkendaraan bagi masyarakat karena itu Pak Polisi sekarang telah bertindak tegas terhadap mereka. Terhadap orang-orang yang tidak tahu tempat parkir dan memarkir mobilnya sembarangan. Hasilnya hal ini bisa mempersempit jalan dan mengakibatkan kemacetan. Padahal tanpa parkir kaya’ giru aja hampir seluruh penjuru kota di Idonesia sudah macet, apalagi parkir sembarangan secara yaaah…

Uniknya tindakan dari pihak kepolisian ini bisa menggugah selara tawa kita. Pasalnya mobil-mobil yang parkir sembarangan, rodanya akan digembok. Dan alamiahnya tuh pemilik mobil akan kebingungan sembilan keliling lantaran mobilnya ga’ bisa dijalanin, kondisi ini dibiarkan selama lima belas menit jika pemilik tiada kunjung datang maka mobil tersebut akan dibawa kekantor polisi dan bila ngambilnya telat akan dikenakan sewa tempat parkir dari pihak kepolisiian karena mobilnya diparkir di sana. Haa…haaaa….haaaa…. rasaain tuh pemilik mobil yang suka parkir ngawur.
Kenapa yaah kok aku senang sekali dengan turunnya peraturan yang baru ini. selain karena unik peraturan ini bisa mengurangi kemacetan jalan sehingga bisa lancar-lancar wae. Terus yang terpenting aku belum punya mobil hee…hee..heee…jadi ga’ usah repot mikirin parkir deeeh.