bayangan kartini..

16 05 2009

Hati kecilku mulai bergumam membayangkan seorang kartini. Gadis belia asal Jepara yang mampu mengubah budaya. Apa yang sebenarnya ada dalam benaknya sehingga dia mampu mengusik hati dan memperjuangkan derajat perempuan yang akhirnya sama dengan para lelaki. Adakah seseorang yang sepertinya,seperti dia, perempuan yang memutar budaya indonesia dengan,”Habis Gelap Terbitlah Terang.”

Anggun nian pikiran gadis kelahiran 21 April 1879 ini.
Sungguh pantaslah bila hari kelahirnya ini untuk dijadikan hari bangkitnya kaum perempuan untuk membuka dunianya. Dunia yang sesungguhnya, bukan sekedar bergelut dan bergelimang dengan dapur dan urusan anak saja.
Bahkan membuka cakrawala dengan tak terbatasnya kesempatan layaknya seekor elang yang mencari mangsanya.
Layaknya seorang perempuan yang bebas terbang mencari jati dirinya.
Wahai perempuan,jangan pernah siakan pengorbanan kartini.
Kepakkanlah sayap hingga keujung mimpimu…





Goresan lalu..

1 01 2009

Terjatuh..terbelenggu…diriku dalam titik hitam tak bertepi. Kurasa mungkin gelap,memang kenyataannya sepeti, itu memang gelap. Tak bisa berkutik meskipun hanya menggerakkan jariku sesaat,mencoba menegakkan kepalaku yang telah lemah tak berdaya oleh leherku.
Sengaja hanya terdiam demi sejenak menjernihkan pikiranku, jernih,hingga benar-benar jernih. Bahwasannya kutak kuasa melihat yang berada dihadapan..Sebenarnya aku bisa,seharusnya aku mampu,dan sudah sepantasnya aku untuk tidak hanya duduk terpaku untuk melihat kegagalan akan oleh tingkahku. Salah dalam tingkah laku bukan karena tidak tahu ataupun..tidak mengerti,tapi itu terjadi hanyalah karena keangkuhan yang tak tertepiskan oleh diri. Yang menutup mata untuk melihat realita,yang menutup telinga seolah tak mendengar jeritan,yang mematung seakan tak memiliki jantung dan yang pasrah seakan tak bisa berpikir.
Dimana daya pikirku..yang kini tak mau kutemui lantaran enggan kuturuti untuk memutuskan sebuah tindakan. BBrraakkkk..!!!! Omong kosong,sudah saatnya berbalik arah.Tak perlulah aku untuk melihat kebelakang hanya untuk melihat yang tak mungkin terulang! Inilah saatnya pembuktian bahwa bukan cuma omong kosong..Pesimis bukanlah pilihan yang indah dalam dunia modern seperti ini. Okey..Kumulai jalan baru yang lebih kreatif..hmm…Semangat,Keep Spirit Boy!!!





teman atau musuh?

21 09 2008

heyy..heyuy..heyy…
pagi yang cerah pagi yang indah,pikirku. Dan memberanjakkan kakiku ke sebuah warnet. Sewaktu browsing di google aku nemukan kata-kata bijak pada salah satu blog,
Musuh dapat lebih berguna dibandingkan teman karena teman sering memaafkan kelemahanmu.
musuhmu selalu memperhatikan kelemahanmu.
jangan abaikan pendapat musuh-musuhmu.

Hal yang cukup menarik,pandangan berbeda dari sudut pandang yang unik. Tapi Sepertinya saya kurang setuju dengan pendapat ini.
Menurut saya teman itu bukan hanya memaafkan kelemahan kita, tapi juga selalu memberikan motivasi, nesehat, dan problem solving dari permasalahan yang terjadi akibat kelemahan kita. Dan itu tidak akan pernah kita jumpai pada diri mush kita.

Jadi menurut saya peran terpenting adalah mencari teman yang baik sebanyak-banyaknya, bukan mencari musuh yang sebanyak-banyaknya.
Namun pendapat akhir ada ditangan Anda.
okay..





telah kembali

13 09 2008

Hai…….hai.haiiiiiii.

Yaduh rasanya kangen bangat ma temen-temen blogger. Soalnya udah berminggu-minggu saya belum bisa bersilaturrahmi dengan sahabat blogger sedunia. Soalnya ada banyak kegiatan yang harus diselesaikan. Mulai dari acara mos hingga tujuhbelasan, yang sekarang sudah tuntas dan saatnya bermain internetan. Haaa. Haa…haa……

Dan inilah hari awalku memulai dunia maya kulagi dengan postingan yang bertajuk kembali lagi ini… mungkin ini adalah postingan awal yang akan memotivasi aku tuk bisa membagi waktu buat ngeblog…lagi. Amieen.

Salam blogger!





Apa sebabnya…..?

7 06 2008

Indonesia telah melampaui 100 tahun kebangkitan nasional yang telah diperingati besar-besaran oleh seluruh tumpah darah Indonesia sehingga suara itu telah menyeru ke segala penjuru bumi pertiwi. Mulai dari teriakan bangkit dalam bidang ekonomi, sosial, politik serta bidang-bidang lainnya. Bahkan dietiap jam di tv terdapat banyak sekali iklan-iklan yang menyerukan kebangkitan Indonesia. Kebangkitan yang sempurna, kebangkitan yang jaya seperti dulu kala yang mampu mengusir penjajah.

Namun, belum lama kebangkitan itu diserukan tapi mengapa kekacauan di sana-sini yang  seperti kucing yang sedang berkelahi dengan begitu garang. Hari kebangkitan Pancasila pun jadi korbannya. Tanggal 1 Juni tepatnya, ketika Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang baru menyelesaikan aksi damai di silang Monas. Masa Front Pembela Islam (FPI) merangsek masuk dan melakukan pengejaran serta pemukulan terhadap massa AKKBB. Dan tindak kekerasan itu pun terjadi dengan terdengarn suara gemuruh “Anti Ahmadiyah”. Entah apa yang sedang terjadi dan apa sebabnya tapi, yang jelas itu bukan merupakan tindakan warga Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Baik dengan lasan provokasi atau sebagainya tindkan FPI itu harus segera diselesaikan oleh pihak yang berwajib. Pihak yang wajib menangkap siapa saja pelaku pelanggar hukum iitu termasuk provokator dibalik semua itu.

Ayo Pak Polisi maju terus, kejar terus, tangkap teras, dan terang terus.





semoga mimpi belaka….

24 05 2008

Pukul 08.00 malam adalah hari yang melelahkan untukku. Hari yang sungguh benar-benar mengasatkan mata dengan berbagai antrian manusia pemuja BBM murah. Yang dimana BBM murah itu tinggal beberapa jam saja akan segera lenyap dari hadapanku. Dengan ajakan beberapa orang sahabat yang pengertian kucobalah ikut untuk mengantri di salah satu POM bensin terdekat. Dengan harapan yang tinggi yaitu mendapatkan BBM beserta harga lamanya. Meskipun hanya 2 liter cukup berharga bagi seorang pelajar seperti saya. Semangat menggebu pun mendukung ideku yang boleh dibilang yaahuuut tersebut. Suzuki Shogun kutunggangi hingga sampai pada POM bensin tujuanku. Namun, beberapa meter dari POM bensin itu aku melihat kerumunan orang yang berjejer tak rapi bagaikan bebek yang mau diberi makan oleh majikannya. Suara sirine dan udara yang panas mencoba menghalangiku untuk tidak ikutan mengantri dan dorongan harga murah pun turut serta menghasut batin. Beberapa menit kuberpikir ternyata tak cukup membantu untuk mendapatkan posisi terdepan dari puluhan pengantri BBM murah itu. Mencoba untuk menghitung banyaknya pengantri dengan harapa bisa memperhitungkan waktu yang saya butuhkan untuk mendapatkan BBM yang murah. Tapi, baru sampai hitungan ke tiga puluhaku sudah tak kuat untuk melanjutkannya. Lebih baik pulang dan tidur daripada harus menunggu bensin yang tak lain hanya 2 liter untuk Shogunku itu. Tanpa pikir panjang gas pun kutancap dengan cepat dan berharap di tengah perjalanan kutemukan bensin eceran yang mungkin bisa membantu motorku yang haus itu. Apa daya ternyata sepanjang jalan pulang tiada satupun bensin eceran itu terlihat. Pupus sudah harapanku mendapatkannya. Tak mau ambil pusing langsung saja kurebahkan tubuhku di atas kasur. dalam mimpi aku hanya bisa berharap semoga kenaikan har BBM ini bukanlah hal yang nyata…..





melepas penatku….

26 04 2008

hay haiii

semua orang yang sedang baca tulisan ini.
aku ngga’ tahu neeh harus nulis apaan. Masalahnya hari ini tuh aku sedang sumpek banget. bukan sekedar banget yaaah tapi buuuaaanget deh pokoknya. Masak akhir2 ini aku kedatangan masalah yang banyak banget.
Mulai dari berangkat sekolah telat sampai dimarahi sama guru yang tiada henti, terus nilai ulanganku minggu ini kurang menggembirakan hatiku yang sedang gundah gulana, terus yang paling parah niih, sepatu kesayanganku yang kena sita sama Bapak/Ibu guru. Aduuuh, gimana seeeh aku ini. Sepatu kesayangku yang telah lama kuidamkan dan kudambakan itu ternyata pindah tangan dengan mudahnya. Sepatu yang bukan sembarang sepatu lagi, itu sepatu aku belinya lamaaa sekali lantaran harus ngumpulkan uang  sakuku dulu. Sekarang telah pergi meninggalkan diriku sendiri di sini. Aku kesepian lho, sepatu… Masak sieeh Ibu guru ku tuh ngga’ mau tahu dengan perasaanku ini, tetap aja ngambil sepatu mungilku itu. Padahal disepatu itu tertera kata yang sangat bijak sekali, “NO DRUGS”.  Lebih bijaksana dari aku seeh ,tapi aku tetap bangga dengan sepatuku itu. Aku berjanji akan menyelamatkanmu sepatu, bertahanlah….aku pasti datang menyelamatkanmu. Sabar yaaaaaaah !